Sergap.web.id | PONTIANAK — Ajang sepak bola Pontura Cup Seri II kembali digelar dengan membawa semangat kompetisi sekaligus menjadi bagian dari pesta olahraga masyarakat di Kota Pontianak. Turnamen tersebut memperebutkan piala bergilir Sultan Melvin Alkadri serta hadiah utama berupa satu ekor sapi.

Persiapan pelaksanaan turnamen memasuki tahapan penting setelah technical meeting yang digelar di Pendopo Sultan Melvin Alkadri berlangsung lancar dan sukses. Dalam technical meeting tersebut, berbagai ketentuan pertandingan dan kesiapan masing-masing peserta dibahas sebagai bagian dari upaya memastikan kompetisi berjalan tertib, aman, dan sportif.
Sebanyak 64 tim dijadwalkan ambil bagian dalam Pontura Cup Seri II. Tim-tim tersebut akan membawa nama klub maupun daerah masing-masing untuk berkompetisi dalam format open turnamen, sehingga memberikan ruang bagi klub peserta untuk diperkuat pemain dari berbagai daerah.
Konsep open turnamen tersebut menjadi salah satu daya tarik Pontura Cup Seri II. Klub yang memiliki kemampuan dan kesiapan dapat mendatangkan pemain dari luar daerah, termasuk dari Pulau Jawa, sehingga kompetisi diharapkan menghadirkan pertandingan dengan kualitas dan persaingan yang semakin menarik.
Sultan Melvin Alkadri menyampaikan bahwa piala bergilir Pontura Cup diharapkan tidak berhenti pada satu penyelenggaraan. Piala tersebut direncanakan terus diperebutkan setiap tahun sebagai bagian dari kesinambungan turnamen dan pembinaan sepak bola masyarakat.
Menurutnya, keberlanjutan turnamen sangat bergantung pada pelaksanaan yang aman, tertib, dan sukses.
“Apabila pelaksanaannya aman dan sukses, piala bergilir ini akan terus bergulir setiap tahunnya,” ungkap Sultan Melvin Alkadri.
Ia juga mengajak masyarakat untuk hadir menyaksikan langsung pertandingan serta memberikan dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan Pontura Cup Seri II.
Ajakan tersebut dinilai penting karena keberadaan turnamen sepak bola tidak hanya menjadi ruang kompetisi bagi para pemain, tetapi juga dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarklub, komunitas, dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Pontura Cup Seri II, Mashudi, yang akrab disapa Bang Lonjong, menyatakan bahwa seluruh tahapan persiapan terus dimatangkan. Mashudi yang juga merupakan Ketua Umum PS Pontura dan Exco PSSI Kota Pontianak mengatakan pembukaan turnamen akan dikemas semeriah mungkin.”Ungkapnya(Jumat 11/9/2025).
“Pembukaan akan kami kemas semeriah mungkin seperti atmosfer Liga 1,” ungkap Mashudi.
Pembukaan resmi Pontura Cup Seri II dijadwalkan berlangsung pada 19 September 2026 di Stadion Himalaya Pontura, Selat Panjang.
Mashudi juga memberikan pandangan terkait penyelenggaraan kegiatan tersebut, menilai turnamen olahraga masyarakat seperti Pontura Cup memiliki nilai positif apabila dikelola secara profesional, transparan, aman, dan menjunjung tinggi prinsip sportivitas.
Menurutnya, kompetisi sepak bola tingkat lokal dapat menjadi ruang yang strategis untuk mempertemukan potensi pemain, klub, komunitas, dan masyarakat dalam sebuah kegiatan yang produktif.
“Turnamen seperti ini bukan semata-mata persoalan pertandingan dan perebutan trofi. Ada aspek pembinaan, silaturahmi, ekonomi masyarakat, serta ruang bagi talenta sepak bola untuk menunjukkan kemampuan,” kata Ketua Panitia.
Ia menambahkan, keterlibatan 64 tim dalam sebuah turnamen open menunjukkan adanya antusiasme yang cukup besar terhadap sepak bola masyarakat. Namun, besarnya jumlah peserta juga harus diimbangi dengan tata kelola pertandingan yang baik, mulai dari regulasi, administrasi pemain, perangkat pertandingan, keamanan hingga pengelolaan penonton.
Mas’udi berharap seluruh peserta dapat menjadikan Pontura Cup Seri II sebagai momentum untuk membangun budaya kompetisi yang sehat.
“Yang paling penting adalah sportivitas. Menang dan kalah merupakan bagian dari kompetisi, tetapi keamanan, persaudaraan dan penghormatan terhadap aturan harus tetap menjadi prioritas,” ujarnya.
Dengan melibatkan puluhan klub dan pemain dari berbagai daerah, Pontura Cup Seri II diharapkan mampu menjadi salah satu agenda sepak bola masyarakat yang memberikan hiburan sekaligus kontribusi terhadap perkembangan olahraga di Kota Pontianak.
Panitia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut dengan menjaga ketertiban, keamanan dan sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Pontura Cup Seri II pun diharapkan bukan hanya menjadi ajang perebutan Piala Bergilir Sultan Melvin Alkadri dan satu ekor sapi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem sepak bola masyarakat serta membuka ruang lebih luas bagi pemain-pemain potensial untuk berkembang.
Sumber/Mas’udi(Lonjong)
Red/Gun*







